Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Memaknai Perhatian

Seseorang yang saya anggap sebagai teman sekaligus guru kehidupan menunjukan kepada saya apa makna sebenarnya dari perhatian. Selama ini yang saya anggap perhatian adalah keadaan dimana sesorang lain peduli dengan keadaan orang lainnya dan ditunjukan dengan tindakan nyata. Namun anggapan saya tidak sepenuhnya benar. Perhatian bisa berupa banyak hal.

Perhatian yang paling jelas tentu saja perhatian yang dapat dinilai dengan mata. Misalnya saja ketika sakit menjenguk, ketika butuh bantuan menolong, ketika terpurukmenghibur, ketika bahagia ikut bahagia dan masih banyak lagi lainnya. Namun adakalanya saya lupa bahwa perhatian yang bahkan bernilai lebih besar dibandingkan perhatian yang jelas nampak adalah suatu perhatian yang tidak kita ketahui. Bisa bernilai lebih baik karena perhatian itu suatu bentuk perhatian yang tulus tanpa mengharapkan pamrih. Bagaimana bisa dianggap tulus? Ya karena perhatian itu dia tujukan untuk kita namun dia tidak membesar-besarkan, bahkan menutup-nutupi bagaimana supaya orang yang diperhatikan itu tidak mengetahuinya.

Lebih mahal lagi adalah perhatian kepada orang yang tidak disenangi. Tentu hal itu sangat sulit dilakukan karena itulah nilainya sangat tinggi. Bandingkan sajadengan perhatian kepada orang yang disenangi tentu saja hal itu sangat mudah. Tinggal mengikuti kata hati pasti bisa. Dan perhatian itu bisa dibilang wajar. Apabila melihat orang yang tidak disenangi melakukan hal yang kamu tau akan berakibat buruk apakah dengan mudah kamu mengingatkannya? Saya yakin lebih mudah untuk membiarkanya melakukannya dan bahkan bisa saja tambah memperburuk keadaan.

Ada lagi suatu perhatian yang bisa dibilang membingungkan. Ya, terkadang kecuekan sesorang adalah salah satu bentuk perhatian kepada kita. Siapapun pasti bertanya-tanya, bagaimana mungkin cuek itu adalah perhatian sedangkan jelas perhatian itu berlawanan dengan cuek. Yang saya maksud disini adalah sebenarnya perhatian bisa ditunjukkan dengan memberi kesempatan orang lain yang mengalami masalah untuk menyelesaikannya sendiri dengan resiko kita akan dicap cuek. Sebenarnya bukan cuek namun sedang mencoba mengajarkan bagaimana berlaku mandiri dan belajar bersikap bijak. Walaupun manusia diciptakan sebagai makhlik sosial, tentunya tidak boleh terjadi salaing ketergantungan satu dengan yang lainnya. Perhatian sebenarnya tidak pernah salah asal tidak berlebihan karena hal itu bisa menyebabkan ketergantungan.

Pengalaman Menghadapi Kucing yang Dehidrasi dan Malnutrisi


Kucing merupakan hewan peliharaan yang paling banyak diminati orang. Disamping setia juga termasuk hewan yang mengerti suasana hati pemiliknya. Saya pernah memelihara kucing berwarna black tubby. Kucing itu saya dapatkan dari seorang yang saya kenal di jejaring sosial. Kebetulan dia lagi mencari orang yang mau merawat salah satu anak kucingnya. Anak kucing tersebut silangan antara kucing domestik dengan kucing ras. Singkat cerita, anak kucing tersebut saya adopsi, kira-kira waktu itu umurnya 2,5 bulan.

Ciko

Kopdar Food Blogger di RM Lombok Idjo Kediri



Tanggal 23 April 2016 merupakan pertama kalinya Kopdar Food Blogger digelar dikediri. Penggagas kopdar ini adalah RM Lombok Idjo. Lokasi RM Lombok idjo tidak sulit untuk ditemukan, tepatnya di Jalan Patiunus No.16 Kediri bersebelahan dengan Kediri Mall. Jadi sangat mudah menuju RM yang memiliki menu spesial ayam goreng ini karena namanya juga cukup terkenal.

Cerita Kakeku


Pagi ini udara masih terasa dingin. Agaknya hujan yang turun dari tengah malam hingga menjelang subuh menjadi penyebabnya.  Tubuhku enggan untuk beranjak turun dari peraduan. Ku lirik jam masih menunjukan pukul 03.30. Mataku menyusuri seluruh kapuk yang dibungkus dengan kain tempatku merebahkan diri. Setelah ku temukan kain tebal berwarna putih dihiasi garis hitam di sudut kiri bawah ranjang, ku raih dan aku sembunyi di bawahnya, berharap rasa dingin tak menemukanku.  Kututup kembali kedua kelopak mataku.

Tak berapa lama, masjid yang hanya berjarak 500 meter dari rumah sudah meyuarakan  adzan subuh dan sangat jelas terdengar ditelingaku. Dengan masih menguap, perlahan ku buka kedua kelopak mata. Ku kumpulkan tenaga untuk turun dari peraduan. Kaki berjalan sempoyongan menuju kamar mandi. Saat melewati kamar adiku masih terlihat sinar kekuningan yang berasal dari lampu bohlam 5 watt menandakan adiku belum bangun. Sebelum sampai dikamar mandi ku lihat ibuku sudah sibuk dengan urusan dapur. Di atas tungku nampak satu ekor ayam sedang dibolakbalik. Hari ini memang rencananya memanen padi. Sudah kebiasaan untuk membuat ayam panggang sebagai bentuk syukur atas hasil panen.

Ku langkahkan kakiku kembali ke kamar setelah selesai mengmbil air wudhu. Nampak adik kecilku keluar dari kamarnya dengan mengucek matanya. Saat ku suruh mencuci mata dia tak menjawab.  Hanya langkah kakinya langsung menuju kamar mandi. ku ambil sarung dan sajadah di dalam lemari. Ku gelar sajadah di atas tikar di dalam kamar. Segera ku berkencan dengan Sang Pemilik Hidup.

Pagi ini nampak cuaca masih mendung walaupun semalam sudah turun hujan. Suasana sekitar masih terasa dingin, mungkin seperti kata orang dinginnya masuk ke tulang. Kulakukan aktifitas harian seperti biasa, aku ajak adik kecilku untuk berolah raga kecil. Ku susuri dusun dengan berjalan kaki. Mumpung udara masih segar pikirku. Dengan sedikit enggan, dia ikut berlari-lari kecil denganku. Ku lihat sekitar lampu jalan masih menyala, lampu teras rumah-rumah juga masih menyala. Memang masih terlalu gelap untuk mematikannya. Dusunku memang kecil tidak sebegitu luas namun penghuninya bisa dibilang cukup ramah. Terbukti satu dusun saling menganal satu sama lain. Jadi tidak sulit bagi orang asing untuk menemukan rumah salah satu warga. Cukup tanya ke orang dipinggir jalan pasti sudah tahu rumah yang ingin dituju.

Nama Dusunku adalah Sumbergendul. Mungkin bagi orang yang mengerti bahasa jawa agak sedikit aneh mendengar nama dusunku. Sumber dalam bahasa indonesia berarti sumber mata air sedangkan gendul bisa diartikan sebagai botol. Aku sendiri juga heran kenapa dusunku bernama sumbergendul. Dengan modal rasa ingin tahu itu pernah suatu hari aku menanyakan maksud dari nama dusunku ke kakekku. Masih sangat jelas teringat saat ku lontarkan pertanyaanku, wajah kakeku terlihat sangat bersemangat. Memang kakeku sangat hobi bercerita tentang sejarah. Jadi ketika mendengar cucunya merasa penasaran dengan sejarah dusun kami, dia merasa senang.

Menurut cerita kakeku, dulunya di dusunku terdapat tujuh buah gua. Gua tersebut digunakan oleh penduduk sekitar untuk bersembunyi dari penjajah. Ketujuh gua tersebut letaknya berdekatan. Menurut kabarnya, gua tersebut tembus hingga laut selatan. Aku sendiri kurang begitu yakin kebenarannya jika melihat dari letak geografisnya. Dusunku ini adalah bagian dari Kabupaten Kediri, nah jika melihat di peta akan nampak bahwa dari Kediri sampai ke Laut selatan sangat jauh. tapi entahlah, jaman dulu penuh misteri dan mistik.

Nah di depan ketujuh mulut gua tersebut banyak diletakan botol-botol. Tujuan dan maksud peketakan botol tersebut sampai sekarang belum  terpecahkan. Dulu ketika kakeku masih kecil, botol-botol tersebut masih jelas terlihat dari luar gua. Namun sekarang tidak terlihat lagi dan gua sudah digenagi air dan tidak dapat dimasuki. Entah sejak kapan air memenuhi gua, yang jelas ketika aku lahir gua sudah tidak bisa dimasuki oleh manusia. Di dekat salah satu gua terdapat sumber mata air yang sampai saat ini masih bisa dilihat mengeluarkan air walaupun tidak banyak. Di sekitar gua juga terdapat beberapa lubang kecil ukuran kurang lebih setengah meter. Kabarnya dulu lubang-lubang tersebut adalah rumah bagi landak-landak putih. Masih dalam lingkingan gua terdapat dua buah pohon asem kembar. Menurut mitos, kedua pohon tersebut adalah jelmaan dar dua ekor kera yang dulunya tinggal disekitar gua. Nah, sumber mata air dan botol tersebutnya asal muasal nama dusunku yakni dusun Sumbergendul.

Ada versi lain yang meceritakan asal muasal munculnya ketujuh gua. Menurut cerita, dahulu ada seorang putri cantik jelita yang selalu menjadi buah bibir dimasyarakat.Nama putri tersebut adalah Putri Begedad. Setiap pemuda merebutkan gadis tersebut. Kecantikan Putri Begedad tersohor sampai kedaerah-daerah sekitar. Hingga sampai ke telinga kedua kakak beradik yang berkepala sapi dan kerbau. Kedua kakak beradik tersebut adalah pangeran. Suatu hari kedua kakak beradik tersebut datang ke desa karena penasaran ingin melihat kecantikan Putri Begedad. Ketika keduanya melihat Putri Begedad langsung jatuh hati. Keduanya bersaing untuk menarik perhatian putri. Keduanya bersamaan melamar putri. Awalnya putri menolak lamaran kedua pangeran tersebut karena keduanya berkepala hewan dan sama sekali Putri Begedad tidak tertarik.

Mendengar lamaran ditolak, kedua pangeran buruk rupa tersebut langsung naik pitam. Keduanya mengancam Putri jika lamaran ditolak maka pangeran akan kembali datang dengan membawa pasukan untuk menyerang dan menghabisi seluruh penduduk desa. Akhirnya Putri Begedad meminta petunjuk dari Maha Pencipta. Putri akhirnya menerima lamaran keduanya namun dengan syarat. Putri ingin dibuatkan tujuh buah gua di dekat sumber mata air dan setelah gua tersebut selesai, putri akan memilih salah satu dari kedua pangeran. Singkat cerita kedua pangeran membuat gua sesuai permintaan sang putri. Namun ketika kedua pangeran tengah menyelesaikan gua ketujuh, putri datang dan menutup lubang gua. Karena kelemahan kedua pangeran tersebut adalah botol maka putri meletakan botol-botol dimulut gua agar kedua pangeran buruk rupa tidak bisa keluar. Akhirnya penduduk desa selamat dan Putri Begedad busa terhindar dinikahi slah satu pangeran tersebut.

Sampai sekarang gua tersebut masih bisa dilihat namun tidak bisa dimasuki. Letaknya berada ditengah-tengah sawah dan sekelilingnya ditumbuhi oleh pohon-pohon besar, umurnya mungkin ratusan tahun. Gua juga dijaga oleh kuncen. Ketika ada orang yang berkunjung pasti akan selalu diceritakan tentang gua dan segala seluk-beluknya. Gua diibaratkan sebagai rahim, dimana fungsinya adalah melindungi sebelum lahir didunia. Gua tersebut juga sama, dulunya sebagai tempat perlindungan. Ketika di gua harus selalu menjaga tata krama. Layaknya kita menghormati Ibu sendiri. Gua diibaratkan sebagai ibu yang selalu harus kita jaga dan kita tidak boleh melupakannya. Seperti dahulu, gua sangat berjasa menjaga dan melindungi para leluhur orang dusun.








Ini Dia Sejarah-sejarah Menarik di Indonesia

Menjelajah Imajinasi dengan Fiksi

Menulis tidak hanya sekedar menulis saja. menulis membutuhkan teknik- teknik tertentu agar enak dibaca serta mengandung makna yang berarti bagi para pembacanya. Pemilihan bahasa pun juga sangat menentukan. Bisa santai ataupun menggunakan bahasa-bahasa yang formal tapi tetap enak dibaca.
Beberapa penulis memiliki keunikan sendiri dalam mendapatkan ide menulisnya. Bisa dari orang sekitar, benda-benda yang dilihat, beberapa peristiwa ataupun dari curhatan teman. Menulis juga bukan perkara mudah untuk sebagian orang. Kemampuan seseorang kebanyakan berbeda-beda ada yang hebat dalam berkomunikasi lisan ada juga yang lebih nyaman melelui tulisan, itulah kadang yang menyebabkan menulis itu terkadang begitu susahnya.

Blogger pun demikian, blogger tak hanya sekedar menulis saja namun selalu menyertakan sumber-sumber yang relevan atau sesuai dengan kenyataan karena dibutuhkan pertanggung jawaban pula. Berbagai peristiwa dan kejadian-kejadian diurai sedemikan rupa hingga menghasilkan tulisan yang mampu memberikan informasi secara lengkap sesuai keadaan yang sebenarnya.

Lalu apakah ada tulisan yang tidak sesuai dengan kenyataannya? Tentu saja ada, salah satu diantaranya banyak orang menyebutnya sebagai fiksi. Fiksi merupakan serangkaian cerita tentang berbagai macam hal ataupun juga serangkaian cerita kehidupan yang dibuat untuk hiburan semata atau untuk mengajarkan seseorang tentang sesuatu. Agak ribet ya penjelasannya? Intinya adalah cerita yang tidak ada dalam kehidupan nyata.

Para bloggerpun tak jarang yang mulai merambah dunia fiksi. Misalnya saja adalah si Raditya Dika yang sekarang sudah beken di Ibu kota tersebut membuat beberapa novelnya sendiri yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Selain itu ada beberapa situs yang spesial menyediakan wadah untuk para blogger menunjukkan karya fiksinya agar mudah dibaca kalangan luas. Beberapa kontes menulis fiksi pun bertebaran hadiahnya pun tak tanggung-tanggung, biasanya beberapa karya terbaik akan langsung dibukukan dan akan ada royalti sebagai imbalannya.

Lalu apakah menulis fiksi itu susah? Kebanyakan sih berpendapat kalau itu susah namun sebagian lagi yang terbiasa menulis fiksi mengatakan kalau menulis karya fiksi itu menyenangkan. Saya sendiri juga sependapat dengan sebagian besar orang yang menyatakan kalau menulis fiksi susah-susah gampang.
Inti menulis fiksi adalah pintar-pintar dalam menjelajahi imajinasi. Fiksi memang berakar dari imajinasi seseorang. Pertayaannya adalah walaupun sudah pandai berimajinasi namun kenapa kebanyakan karya fiksi tak begitu terkenal? Saya rasa hal itu dikarenakan karya-karya tersebut bercerita tentang hal-hal yang sebelumnya sudah sering dibahas sehingga pembacapun rasanya enggan untuk menyentuhnya karena sudah tertebak duluan ceritanya.karya fiksi yang terkenal misalnya harry potter ataupun yang lainnya bertolakbelakang dari kehidupan sebenarnya dan belum sempat terbayangkan disebagian orang sehingga karya tersebut sangat diminati hingga berlanjut berbagai series. Selain itu juga sang penulis pandai sekali dalam melihat celah. Penulis mampu membuat pembacanya terhibur dan berandai-andai bila terjadi dalam kehidupan nyata, dikala seseorang tengah sedikit lelah dalam bekerja atau melakukan rutinitasnya tersebutlah penulis membuat orang-orang mulai berimajinasi.

Sesuai dengan tujuan awalnya, karya fiksi dibuat untuk menghibur dan juga bisa memberikan pelajaran setelah membaca ataupun meneontonya agar setelahnya bisa kembali bersemangat kembali dalam menjalankan rutinitas sehari-harinya.

Matahari


Dulu aku pernah bilang kalau seseorang yang selalu mengatakan bahwa matahari tidak terbit dan tidak tenggelam dan aku harus mencari tau apa artinya. Mungkin aku terlalu lama memahaminya sehingga orang itu langsung mengatakan langsung kepadaku apa makna sebenarnya. Ternyata apa yang aku pikirkan hampir sama dengan apa yang orang itu maksud. Apa yang aku pikirkan sudah pernah aku tulis, bahkan jika mau sedikit mengobrak-abrik blogku pasti bisa menemukannya.

Matahari itu sebenarnya tetap berada pada posisinya. Namun karena ada pergerakan bumi sehingga ada bagian bumi yag dapat melihat matahari dan bagian lainnya tidak melihat matahari. Sehingga terlihat sepeti matahari terbit pada pagi hari dan tenggelam pada malam hari. Fungsi matahari sendiri termasuk sangat vital bagi semua mahkluk, seperti halnya tumbuhan. Tumbuhan akan sengat membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesis alias membuat makanannya. Namun dalam proses fotosintesis tersebut cahaya dan panas matahari yang dibutuhkan adalah secukupnya, tidak berlebihan. Bayangkan saja jika sepanjang hari matahari itu bersinar, dapat dipastikan bahwa bukan membuat tumbuhan bertahan hidup justru akan membuat tumbuhan akan mati karena kepanasan.

Matahari diibaratkan orang yang menyayangi kita. Ada kalanya seseorang tersebut akan menunjukkan perhatiannya sehingga merasa sangat disayangi. Namun ada kalanya seseorang itu tidak menunjukkan perhatiannya secara langsung namun bukan berarti tidak perhatian, justru perhatian itu dilakukan dengan tidak memperhatikan dan memberi kesempatan untuk memberi perhatian ke hal lain. bayangkan saja jika kita terlalu dekat dengan sesorang pasti akan menjadi sangat tergantungan dan tidak bisa berkembang. Saat orang memperhatikan berarti saat itu seolah matahari sedang terbit sedangkan saat seperti tidak perhatian berarti saat itu seperti matahari tenggelam. Namun jika lebih cerna lagi memaknai, pada saat malam haripun sinar matahari sebernarnya bisa dilihat namun dalam bentuk lain yakni bulan. Bulan adalah satelit bumi yang tidak dapat menghasilkan sinar, pada malam hari bulan bersinar karena ada bantuan sinar matahari. Jadi pada saat seseorang merasa tidak diperhatikan, saat itu sangat dibutuhkan sebuah pemikiran yang lebih mendalam untuk melihat suatu perhatian dibalik ketidak perhatian dan juga saat itulah saat yang tepat untuk memikirkan sebarapa besar perhatian yang sudah diberikan. Aku sendiri mengakui bahwa hal tersebut tak semudah game menyusun bata, namun sangat penting untuk dipikirkan.

Seperti halnya orang tua. Orang tua tidak selalu bersama dengan kita. Mereka setiap hari bergulat dengan keringat dami untuk kehidupan keluarga. Jadi tidak bisa dipungkiri orang tua bisa saja jarang dirumah. Sedangkan sebagai seorang anak selalu ingin diperhatikan dan selalu ingin melihat orang tuanya dirumah setelah pulang sekolah ataupun selesai melakukan kewajiban lain diluar rumah. Namun bukan berarti ketika orang tua tidak bersama kita itu berarti orang tua tidak perhatian. Namun orang tua menunjukan perhatian dengan cara lain yakni rajin bekerja untuk bisa memenuhi keinginan anaknya selama keinginan itu masih dalam batas kewajaran.
Jadi intinya adalah melihat sesuatu tidak bisa hanya dengan kedua bola mata namun hati dan pikiran terkadang sangat berperan penting sehigga dapat menemukan suatu hal lain yang tidak tampak secara kasat mata. Orang yang perhatian bukan berarti orang yang selalu menemani namun orang yang perhatian bisa saja orang yang tidak bersama kita.

7 Syarat Komunitas yang Ideal

Sumber : http://www.marketing.co.id


http://www.marketing.co.id

Komunitas sejatinya adalah tempat berkumpulnya berbagai orang yang memiliki pemikiran dan tujuan tertentu yang sama.Sebuah komunitas dibentuk tentunya adalah agar lebih mudah dalam menuju suatu hal yang di inginkan. Sebuah komunitas adalah merupakan wadah bagi anggotanya untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan sekaligus mengasah ketrampilan masing-masing.

Uang Bukan Segalanya

17892ace47a7096d4cb9806863d51600_bigstock-love-or-money-1268992

Seminggu yang lalu, aku berkesempatan menunjungi daerah yang sering menjadi tujuan utama wisata, bahkan namanya sudah mendunia. Orang asing pun jika ditanya tenntang Indonesia pasti tidak tahu, berbeda jika menyebutkan daerah wisata tersebut pasti langsung mengetahuinya padahal daerah tersebut bagian dari Indonesia juga. Di sini aku tidak ingin menyebutkan nama daerahnya. Ceritanya aku ke sana dengan hajat Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang setiap mahasiswa semester 4 di fakultasku diwajibkan untuk melaksanakannya.

Cara Mudah menghadapi Masalah

c6077ff6b2153bdf3c553b50be42509c_frustasi

Pernahkah mendengar pepatah orang hidup selalu mempunyai masalah ? Ya, kata-kata itu agaknya selalu di ucapkan seseorang yang kadang berniat untuk menguatkan kita. Namun jika dicermati secara mendalam maka sebenarnya kata-kata tersebut tidak semakin menghibur malah semakin mendorong kita ke arak keterpurukan.